Kau bahkan menganggap
semua adalah sebagian dari guyonan. Kau bilang bahwa aku bersikap sama terhadap
pria lain. Sadarkah kau bahwa pernyataan mu itu sangat melukai ku. Tapi rasanya
itu takkan jadi alasan ku untuk merubah perasaan ku. Aku kecewa? Yah, tentu
saja.. bagaimana tidak, pengorbanan ku yang bisa dibilang ku lakukan sampai
jungkir balik ini tak kau lihat apalagi kau rasa sama sekali, tak juga kau
hargai.
Aksara-aksara yang ku rajut dalam kalimat-kalimat manis yang
juga ku tempelkan didinding-dinding sosmed ku dan akhir nya terbaca juga oleh
mu, tetapi tanggapan dari bibir manis mu itu sama sekali tak pernah ku
duga. Kau bilang aku memperlakukan pria
lain seperti apa yang ku lakukan secara special terhadap mu. Perlukah aku harus
dulu bersimpuh untuk dapat kau hargai? Untuk dapat kau percaya? Yah aku
mengerti, mungkin kau hanya takut kembali di pengalaman asmara mu sebelum nya.
Tapi mohon yakinlah aku yang akan menenangkan mu sayang…
Kadang aku juga sering tak mengerti dan tak percaya dengan
perasaan yang selalu menyiksa ini. Degupan keras jantung ini semakin terasa
saat bibir ini bercerita panjang lebar tentang mu. Jemari tangan ini selalu
bergetar saat menulis indah nama mu. Dua bola mata ini serasa tak mau
melewatkan pemandangan indah saat kau berada tepat didepan pandangan ku. Aku
anggap semua itu adalah gejala tak wajar yang sedang menyelimuti hati dan
pikiran ku. tapi aku pun tak tau apa nama nya.
Dari semua ulasan kata yang ku jelaskan, jika kau masih tak
mengerti dan mencari-cari lagi alasan yang tak bisa lagi ku jelaskan, maka kau
sangat keterlaluan! Sangat keterlaluan! L
Tidak ada komentar:
Posting Komentar