Sabtu, 27 Desember 2014

keterlaluan



Kau bahkan menganggap semua adalah sebagian dari guyonan. Kau bilang bahwa aku bersikap sama terhadap pria lain. Sadarkah kau bahwa pernyataan mu itu sangat melukai ku. Tapi rasanya itu takkan jadi alasan ku untuk merubah perasaan ku. Aku kecewa? Yah, tentu saja.. bagaimana tidak, pengorbanan ku yang bisa dibilang ku lakukan sampai jungkir balik ini tak kau lihat apalagi kau rasa sama sekali, tak juga kau hargai.
       Aksara-aksara yang ku rajut dalam kalimat-kalimat manis yang juga ku tempelkan didinding-dinding sosmed ku dan akhir nya terbaca juga oleh mu, tetapi tanggapan dari bibir manis mu itu sama sekali tak pernah ku duga.  Kau bilang aku memperlakukan pria lain seperti apa yang ku lakukan secara special terhadap mu. Perlukah aku harus dulu bersimpuh untuk dapat kau hargai? Untuk dapat kau percaya? Yah aku mengerti, mungkin kau hanya takut kembali di pengalaman asmara mu sebelum nya. Tapi mohon yakinlah aku yang akan menenangkan mu sayang…
       Kadang aku juga sering tak mengerti dan tak percaya dengan perasaan yang selalu menyiksa ini. Degupan keras jantung ini semakin terasa saat bibir ini bercerita panjang lebar tentang mu. Jemari tangan ini selalu bergetar saat menulis indah nama mu. Dua bola mata ini serasa tak mau melewatkan pemandangan indah saat kau berada tepat didepan pandangan ku. Aku anggap semua itu adalah gejala tak wajar yang sedang menyelimuti hati dan pikiran ku. tapi aku pun tak tau apa nama nya.
       Dari semua ulasan kata yang ku jelaskan, jika kau masih tak mengerti dan mencari-cari lagi alasan yang tak bisa lagi ku jelaskan, maka kau sangat keterlaluan! Sangat keterlaluan! L

Tidak ada komentar:

Posting Komentar