Bahkan akal sehat ku telah ku tata rapi.
Untuk sekedar menyiapkan sakit yang sudah
kau siapkan untuk ku.
Membayangkan nya saja aku sudah menangis.
Namun aku hanya perlu sedikit bergelut
dengan waktu.
Sengaja aku biarkan berlalu hingga usai.
Aku tak perlu guru, aku tak perlu
penasihat
Tak perlu petuah, tak juga perlu kalimat
bijak
Menurut hati mungkin sudah cukup.
Aku akan diam dan mendengar.
Semua jelas dan cukup untuk ku.
Aku tak memaksa, tak menuntut apalagi
menekan.
Aku hanya berharap dan bermimpi..
Itu saja, dan cukup untuk ku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar