Jumat, 17 Maret 2017

Masih Dengan xxx Yang Sama


Masih dengan orang yang sama, yang beberapa  tahun lalu sempat menjadi alasan ku bahagia, tetapi tak ku temui kejelasan tentang hubungan kami. Hingga akhir nya kami berpisah dipersimpangan jalan. Kemudian kami saling bahagia dengan pilihan masing-masing.
Masih dengan perasaan yang sama, hingga sampai kami sama-sama berpisah dengan pasangan masing-masing. Entah bagaimana bisa kami kembali ke persimpangan jalan itu. Bertemu lagi dan mulai bercerita.
Masih dengan keadaan yang sama, keadaan dimana hanya aku yang merasa nyaman tanpa tau tentang apa yang ada di hati nya. Sampai akhirnya hubungan kami menemukan kejelasan. Kami merajut lagi, memulai lagi hubungan yang beberapa tahun lalu sempat membuatku dilema.
Masih dengan kekhawatiran yang sama, khawatir tentang hubungan yang masih sedikit plinplan itu. Bagaimana tidak, rasanya hanya aku yang merasakan perasaan yang biasa mereka sebut dengan sayang. Tapi aku tak merasakan apa yang dia rasakan, yang ku yakini bahwa dia hanya terpaksa.
Kami bertemu malam itu, malam tahun baru 2017. Malam yang mengharuskan dia mengambil senjata di Surabaya. Dan dia hanya mampir untuk sekedar bertemu dengan ku. Dia menggenggam tangan ku, sesekali merangkul ku dalam dingin nya malam. Kami berjalan menyusuri taman dengan keadaan tak nyaman karna dia masih mengenakan seragam dinas nya. Dia tetap menggenggam tangan ku sampai kita berpisah dan dia melanjutkan perjalan nya. Setidaknya dia sempat membuatku bahagia walau pada akhir nya kami berpisah lagi dan lagi.
Tak selang waktu lama, hubungan kami berakhir dengan alasan yang menurutku tak pantas untuk menjadi alasan. Dia sibuk dengan rutinitas nya, aku sibuk dengan aktifitas ku, dan tak ada pengertian antara kami, hingga akhir nya berakhir sampai situ saja.
Mengejutkan, lelaki yang beberapa bulan lalu menggenggam tangan ku, saat ini sedang menggenggam tangan wanita lain. Secepat itu? Sedangkan aku disini masih berusaha menyembuhkan hati yang sengaja ia patahkan, berusaha menghilangkan perasaan kecewa, berusaha baik-baik saja dengan perpisahan kami.
Kecewa? Jelas kecewa… sedih, menyesal, semuanya berasa campur aduk. Tapi apapun yang aku dapati sampai sekarang, aku hanya bisa bersyukur. Dan semoga dia bahagia dengan pilihan nya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar